KECAMATAN WANADADI
SHARE :

195 HEKTARE SAWAH DIBANJARNEGARA TERENDAM BANJIR

15
02/2021
Kategori : Berita
Komentar : 0 komentar
Author : adminweb


195 HEKTARE SAWAH DIBANJARNEGARA TERENDAM BANJIR

Banjarnegara – 

Meluapnya Sungai Brukah, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menyebabkan banjir. Banjir merendam 195 hektare (Ha) sawah di enam desa Kecamatan Kalibening.

“Ada enam desa di Kecamatan Kalibening yang terdampak dari meluapnya Sungai Brukah ini. Di antaranya, Desa Bedana, Sikumpul, Sirukun, Gununglangit, Karanganyar dan Desa Sidakangen,” ujar Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kalibening Heri Wisanto saat dihubungi detikcom, Senin (8/2/2021).

Namun, dia memaparkan luas lahan yang kebanjiran berbeda di setiap desa. Ia menyampaikan, dampak paling luas di Desa Bedana ada 70 Ha.

Berikut ini rincian luas sawah yang banjir di setiap desa:

Desa Bedana: 70 Ha, 20 Ha di antaranya sudah ditanami.
Desa Sikumpul: 40 Ha, 35 Ha di antaranya sudah ditanami.
Desa Sirukun: 30 Ha, 20 Ha di antaranya sudah ditanami.
Desa Gununglangit: 35 Ha, 25 Ha di antaranya sudah ditanami.
Desa Karanganyar: 15 Ha, 10 Ha di antaranya sudah ditanami.
Desa Sidakangen: 5 Ha, seluruhnya belum ditanami.

Heri mengaku masih menghitung jumlah kerugian akibat banjir tersebut. Ia menyebut banjir di Kecamatan Kalibening tahun ini lebih besar dibanding sebelumnya. Biasanya, kata Heri, banjir akibat meluapnya Sungai Bruka akan surut setelah 1-3 hari.

“Sampai sekarang air masih belum surut, bahkan semakin tinggi karena intensitas hujan. Kalau dihitung sudah satu minggu lebih, karena awalnya terjadi pada 1 Februari 2021 kemarin,” jelasnya.

Berita Lainnya

2
07/2021
SOSIALISASI DAN ADVOKASI IVA
Author : adminsuper
2
07/2021
JUM’AT BERSIH BERSAMA
Author : adminsuper
30
06/2021
24
06/2021


Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.